Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 02 Maret 2014

petugas kesehatan masyarakat



UU No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1996, tentang Tenaga Kesehatan, secara tegas telah diatur profesi kesehatan masyarakat. 
Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotiBerdasarkan f), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan. 
Tenaga kesehatan yang secara syah mempunyai kualifikasi sesuai dengan bidangnya adalah : tenaga medis, keperawatan, kefarmasian, kesehatan masyarakat, gizi, keterapian fisik, keteknisian medis (Pasal 2 (1) PP 32/1996). 
Secara teoritis bahwa profesi kesehatan masyarakat sejajar dengan tenaga kesehatan lainnya, seperti medis, perawat, dan lain-lain. Namun keberadaan profesi kesehatan masyarakat di tengah-tengah masyarakat belum bayak diperhitungkan (baik sektor pemerintah maupun swasta). 
Definisi
Ilmu Kesehatan Masyarakat ialah ilmu dan seni untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang meliputi upaya-upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, keluarga maupun perorangan serta penyehatan lingkungan hidupnya dalam bentuk fisik, sosial-ekonomi dan sosio-cultural dengan mengikut sertakan masyarakat 
AREA PELAYANAN KESEHATAN
Tanpa disadari bahwa tugas/area profesi kesehatan masyarakat sangat luas. Peningkatan kesehatan (promotif), mencakup berbagai area. Dapat dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat, tempat-tempat umum, perkantoran, industri dan lain-lain. 
Kemudian pencegahan penyakit (preventif), kegiatn ini juga dapat dilakukan diberbagai tempat dengan melakukan berbagai kegiatan riil untuk mencegah terjadinya berbagai masalah kesehatan, khususnya yang diakibatkan oleh lingkungan yang kurang sehat (penyakit berbasis lingkungan). 
Bedasarkan UU No. 36 / 2009 tentang Kesehatan secara tegas disebutkan bahwa profesi kesehatan masyarakat memiliki kewenangan pada bidang kajian Epidemiologi kesehatan, Entomologi kesehatan, Mikrobiologi kesehatan, Penyuluhan kesehatan, dan Administrasi kesehatan.

  


PELUANG
Berbagai permasalahan yang timbul dimasyarakat sebenarnya memberi peluang sekaligus menjadi tantangan profesi kesehatan masyarakat. Program Departemen Kesehatan untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010, telah meluncurkan program Desa Siaga. 
Program ini harus dikawal oleh profesi kesehatan masyarakat. Mereka sangat memahami bagaiman memecahkan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat. Pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif, masyarakat akan meyadari pentingnya menjaga kesehatan dari pada mengobati. 
Berbagai unit kegiatan yang akan diterapkan pada beberapa pilot project Desa Siaga memerlukan sumber daya manusia yang memahami permasalahan kesehatan masyarakat, tanpa dikawal oleh profesi ini, keberlanjutan program tersebut patut dipertanyakan. 
Siapa yang akan mengendalikan pelayanan kesehatan dasar, unit kesehatan berbasis masyarakat, surveilen, manajemen bencana, system pembiayaan kesehatan, serta lingkungan yang berbasis kesehatan. 
SEKTOR   SWASTA
Sarjana Kesehatan Masyarakat tidak hanya bekerja disektor pemerintah, namun dapat bekerja diberbagai bidang yang relevan. Yang utama terkait dengan profesinya, dapat bekerja sebagai kunsultan kesehatan, apakah RS, kawasan industri, kawasan perumahan, politisi kesehatan, lembaga swadaya kesehatan (LSM), dan lain-lain. 


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll