Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 20 Februari 2014

BNN : Bahaya Penyalahgunaan Narkoba







Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

    Narkoba / Napza

           Narkoba adalah obat, bahan atau zat, bukan makanan yang jika masuk kedalam tubuh manusia berpengaruh terutama pada kerja otak (SSP).
Pengaruh narkoba mengubah suasana hati atau perasaan pemakainya sehingga merasa nyaman, tenang, rileks dan katuk tergantung jenis narkoba yang dipakai.

     Macam-macam Narkoba yang sering disalahgunakan:

1.    OPIATE (HEROIN/PUTAW)
a.    Gejala fisik: pupil mata mengecil atau melebar, lesu, bicara cadel, dan mengantuk atau tidur
b.    Gejala psikologik: Eupori, rasa gembira tanpa sebab(aneh) atau sebalinya disporia, apatis, dan daya ingat menurun
c.    Gejala perilaku maladaftif: ketakutaan, kecurigaan, gangguan menilai realitas, dan gangguan dalam fungsi sosial dan pekerjaan
d.    Gejala putus opiate: air mata berlebihan, cairan hidung berlebihan, pupil mata melebar, keringan berlebihan, mual, muntah, diarae, dll


2.    GANJA/CIMENG
a.    Gejala fisiologi: jantung berdebar-debar
b.    Gekjala psikologik: Euporia(rasa gembira tanpa sebab), halusinasi dan delusi, perasaan waktu berjalan dengan lambat,  acuh tak acuh
c.    Gejala fisik: mata merah, nafsu makan bertambah, dan mulut kering
d.    Gangguan perilaku: perilaku mal adaftif
3.    KOKAIN
a.    Gejala psikologik: gelisah, rasa gembira, rasa harga diri meningkat, banyak bicara, dan kewaspadaan meningkat
b.    Gejala fisik: jantung berdebar-debar, pupil mata melebar, tekanan darah naik, keringat berlebihan atau merasa kedinginan, mual dan muntah
c.    perilaku maladaftif: perkelahian, gangguan daya nilai realitas, dan gangguan dalam fungsi sosial dan pekerjaan
d.    Gejala putus zat kokain apabial konsumsi dihentikan: alam perasaan depresi, rasa lelah, lesu, tidak berdaya, keinginan bunuh diri, gangguan tidur
4.    AMPHETAMINE (SHABU-SHABU, EXTACY)
a.    Gejala psikologik: agital psikomotor, rasa gembira yang berlebihan, banyak bicara
b.    Gejala fisik: jantung berdebar-debar, pupil mata melebar, teakanan darah naik, mual, muntah, keringat berlebihan atau kedinginan
c.    Gangguan perilaku: perkelahian, gangguan daya nilai realitas, gangguan dalam fungsi sosial dan pekerjaan
d.    Gangguan waham (dilusi) amphetamine: waham kejar, kecurigaan terhadap lingkungan  sekitar yang menyangkut dirinya sendiri, agresif dan sikap bermusuhan
e.    Gejala putus zat amphetamine yaiutu apabila konsumsi dihentikan: alam perasaan depresi, gangguan tidur, gangguan mimpi bertambah, kehilangan semangat.
5.    MINUMAN KERAS (ALKOHOL)
a.    Perubahan perilaku misalnya: perkelahian dan tindakan kekerasan , ketidak mampuan menilai realita
b.    Gejal fisiologik: bicara cadel, ganguan koordinasi, muka merah
c.    Gejala pikologik: perubahan alam persaan, mudah marah dan tersinggung.
d.    Gejala putus alkohol(bila konsumsi dihentikan): gemetar kasar pada tangan, lidah dan kelopak mata, mual dan muntah, kelemahan halusinasi pendengaran.
6.    OBAT PENENANG/OBAT TIDUR
a.    Gejala psikologik: emosi labil, hilangnya hambatan impuls seksual dan agresif, mudah tersinggung dan marah, banyak bicara
b.    Berkhasiat untuk anti cemas
Penyalahgunaan baru

1.    JAMUR KOTORAN KERBAU
a.    Penggunaan: dicampur dengan minuman dan makanan
b.    Efek samping: halusinasi, tertidur lama, fly
c.    Overdosis: falsback, lupa ingatan, cemas, paranoid
d.    Pusutus obat: letih, nyeri otot, gelisah, hilang nafsu makan

2.    YABA
a.    Campuran metamfetamin, caffein, garam, obat flu yang diulin, lithium, dan beterai kamera
b.    Bahan aktif: metamfetamin
c.    Cara pnggunana: disuntik, dihirup,, ditelan
d.    Dampak penggunaan: dampak terasa 4-6 jam jia dikunyah, dehidrasi, paranoid, berkeringat, susah tidur, iritabilitas, halusinai dan depresi

3.    KROKODIL
a.    Sintetik opioid campuran kodein, bnsin, thinner, asam klorida, dan fosfor merah
b.    Bahan aktif: desomorphine
c.    Cara penggunaan : disuntik
d.    Dampak pengunaan: necrosis daerah suntikan, febilitis sehingga tidak jarang menyebabkan perluna amputasi tungkai dan lengan, abses hati, rata-rata hidup 1-2 tahun karena kerusakan organ
Jenis narkotika menurut efeknya
1.    Depresan: alkohol, inhalansia, methadone, sedatif-hipnotik, opiat
2.    Stimuan: amphetamin, ekstasy, kafein, kokain, MDMA, nikotin
3.    Halusinogen: LSD, ganja, jamur

4 sifat utama narkotika

1.    Sugesti yaitu keinginan yang tak tertahan dari pecandu narkotika
2.    Over dosis yaitu kecenderungan selalu menambah dosis, agar timbul efek yang dikehendaki
3.    Paranoid yaitu ketergantungan secara psikis, cemas, gelisah, depresi, emosional dan rasa takut
4.    Sakau yaitu ketergantungan secara fisik gejala putus zat atau derita badan yang hebat sehingga terdorong untuk menggunakan narkoba lagi

Poses terbentuknya ktergantunga  arkotika
1.    Kompromi: sikap menentang narkoba tidak tegas, mau bergaul dengan pemakai narkoba
2.    Coba-coba: segan menolak tawaran, ikut-ikutan memakai narkoba untuk mencoba
3.    Toleransi: sesudah memakai beberapa kali, tubuh menjadi toleran, perlu penambahan dosis yang lebih besar agar mendapatkan efek yang dikehendaki
4.    Kebiasaan: penggunaan narkoba sudah menjadi kebiasaan yang mengikat dan mulai berpengaruh pada kehidupan sosial si pengguna
5.    Ketergantungan: keterikantan pada narkoba sudah mendalam, kalau berhenti pakai atau dosis kurang timbul gejala putus obat
6.    Intoksifikasi: keracunan karena penyalahgunaan narkoba mengalami kerusakan pada organ tubuh dan otak
7.    Meninggal dunia: terjadi kematian karena timbulnya berbagai penyakit atau overdosis

Kerusakan fisik biologis
1.    Rusaknya berbagai organ vital tubuh
2.    Otak, jantung, lever, paru-paru, ginjal
3.    Menurunnya kondisi lingketahana fisik
4.    Muncul berbagai penyakit fisik dari yang ringan sampai yang berat ( hepatitis C) atau jarum suntik
5.    Muncul PMS (penyakit menular seksual)
6.    HIV/AIDS

Kerusakan sosial
1.    Hancurnya tatanan keluarga
2.    Terkucil atau dikucilkan
3.    Tidak punya kelompok kecuali sesama pemakai
4.    Hancurnya masa depan
5.    Kejahatan , tawuran

Kerusakan psikis
1.    Munculnya gangguan jwa
2.    Munculnya penyakit jwa
3.    KETAGIHAN ... tidak ada obatnya !!!

    


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll